Operasi SAR di Kanal Pampang Makassar Berakhir, Korban Ditemukan Meninggal Dunia

21 Mei 2026Nur Halim
Operasi SAR di Kanal Pampang Makassar Berakhir, Korban Ditemukan Meninggal Dunia

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelam di Kanal Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, resmi berakhir pada Rabu (20/05/2026). Korban atas nama Omah (25), yang sebelumnya dilaporkan hilang saat insiden tenggelam pada Selasa malam, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan.


Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jl. Inspeksi Kanal 2, Kelurahan Pampang, dekat Wisma Benhil. Berdasarkan laporan yang diterima, pada Selasa (19/05/2026) sekitar pukul 19.00 WITA, empat orang dilaporkan tenggelam di Kanal Pampang. Tiga orang berhasil diselamatkan, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian hingga operasi SAR dilanjutkan pada hari berikutnya.


Memasuki operasi hari kedua (H+2), Tim SAR Gabungan memulai kegiatan dengan briefing pada pukul 08.30 WITA. Dalam briefing tersebut, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan rubber boat di sepanjang aliran kanal, sedangkan SRU 2 melakukan penyelaman di titik-titik yang dicurigai.


Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada pukul 14.45 WITA dalam keadaan meninggal dunia, sekitar ±85 meter dari lokasi awal diduga korban terjatuh. Tim kemudian langsung melakukan proses evakuasi dan membawa korban menuju RS Bhayangkara Makassar untuk penanganan lebih lanjut.

Pada pukul 15.00 WITA, seluruh unsur SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan secara resmi menutup operasi pencarian setelah korban ditemukan. Seluruh personel yang terlibat kemudian kembali ke posko masing-masing.


Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya Siaga Peduli Sulsel, Basarnas Makassar, BPBD Makassar, Damkar Makassar, TNI, Polri, Redkar, Tekpala UMI, SAR Unibos, SAR Mar-Team, SAR Humanity, SNAR, GT Tor, KSR UMI, SAR 13, Pangan Makassar, Dompet Dhuafa, KSR Sakura, TRC Teman Berlibur Indonesia, KSR UNM, SAR UNM, hingga MRI Makassar.


Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca selama operasi berlangsung berada dalam keadaan berawan tebal dengan suhu sekitar 28°C, kelembapan udara 79 persen, serta kecepatan angin 5,4 km/jam dari arah tenggara.


Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Duka mendalam menyelimuti keluarga korban serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi.

Bagikan:WhatsAppFacebookX